Oximeter Harga Berapa Sih? Dan Apa Saja Manfaatnya?

 


Buat Anda yang bertanya Oximeter harga berapa mulai dari Rp50.000 atau lebih sesuai dengan brand dan kualitasnya. Alat ini bentuknya seperti klip yang digunakan di tangan. Ada layar monitor kecil yang akan menampilkan hasil dari pemeriksaan nantinya. Alat ini berukuran kecil yang mudah dibawa-bawa jadi Anda bisa terus memantau kadar oksigen di dalam tubuh.

Manfaat Oximeter

1.     Alat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

Alat ini direkomendasikan kepada pasien COVID-19 yang isolasi mandiri agar dapat memantau dan mendeteksi kondisi oksigen di dalam darah. Jadi, control oksigen bisa dilakukan dengan mudah dan jika ada masalah bisa segera diketahui dan dilakukan rujuk.

Di mana saturasi normal oksigen di dalam tubuh adalah 95-100 persen atau 75-100 mmHg. Penggunaan untuk pasien Covid-19 dilakukan tiga kali sehari yaitu pada pagi, siang, dan malam. Jika kondisi oksigen sudah 93 dan ditambah sesak napas segera hubungi petugas kesehatan.

2.     Observasi Aktivitas Fisik

Oximeter juga bermanfaat untuk melakukan observasi aktivitas fisik apakah aman untuk kondisi kardiovaskular atau pernapasan. Bahkan sebagai upaya pemantauan alat ini digunakan sambal melakukan olahraga agar pemantauannya lebih terkendali. Jadi, Anda bisa santai dan nyaman saja melakukan pemeriksaan saat olahraga.

3.     Tes Stress

Ternyata Oximeter juga bisa bermanfaat sebagai alat tes stress. Para dokter banyak menggunakannya untuk bisa mengetahui kondisi psikis pasien saat sedang dirawat karena penyakit tertentu. Jadi, bisa segera mengingatkannya karena stress sangat berpengaruh terhadap kesehatan.

4.     Efisiensi Oksigen ke Seluruh Tubuh

Manfaat lainnya dari Oximeter untuk mengecek efisiensi oksigen yang dikirim ke bagian tubuh. Apakah semua bagian mendapatkan oksigen yang cukup atau tidak, terutama bagian jantung. Jika terlihat tidak stabil maka bisa segera mencegahnya agar bisa kembali stabil.

Cara Menggunakan

Oximeter harga terjangkau cara penggunaannya dengan menjepitkannya di bagian ujung jari. Pastikan alat dipasang tidak terlalu longgar atau tidak terlalu kencang. Nanti akan terpanjang cahaya dengan panjang gelobang berbeda. Cahaya ini yang akan mendeteksi berapa banyak hemoglobin di dalam darah. Setelah itu akan muncul persentasenya.

Hal penting saat menggunakan alat pastikan kuku sudah dipotong dan tidak menggunakan kutek karena bisa mengganggu kerja Oximeter. Selama pemeriksaan jangan bergerak berlebihan karena bisa membuat posisi alat bergeser dan hasil pemeriksaan menjadi tidak akurat. Anda harus duduk diam dengan posisi tangan yang tidak tegang.

Saat menggunakan alat pastikan tidak ada gangguan dari cahaya yang berlebih seperti matahari langsung atau cahaya lampu agar alat bisa bekerja dengan baik. Selain itu, perhatikan sirkulasi dari darah yang membawa oksigen ke jantung dengan perlahan dan teliti.

Jika ternyata Oximeter tidak bisa memberikan hasil yang aurat maka bisa jadi karena Anda keracunan karbon monoksida. Penyebab lainnya karena adanya kebakaran atau banyak menghirup asap. Selain itu, alat ini tidak akurat digunakan pada pasien yang memiliki penyakit anemia, asma, kanker paru-paru, apa lagi gagal jantung.

Setelah pemakaian pastikan Anda menyimpan Oksimeter di tempat yang aman jangan terkena kotoran dan dilap menggunakan kain lembut. Jangan disimpan di luar apa lagi di tempat yang terkena cahaya matahari langsung. Anda bisa menyimpan di dalam lemari dan jangan dihimpit benda lain.

Jangan tergiur dengan Oximeter harga murah karena bisa saja tidak berkualitas dan hasil pemeriksaan tidak akurat. Belilah di toko yang sudah resmi dan sebaiknya dibeli langsung. Jangan lupa untuk dites terlebih dahulu agar membeli barang yang memang hidup dan memahami cara penggunaannya dengan baik.